LKPP: Proses lelang tak ideal

WASPADA ONLINE

Dalam mewujudkan sistem pengadaan barang dan jasa pemerintah yang ideal dan baik, perlu komitmen semua pihak untuk mengawal proses lelang tersebut.

Hal ini perlu dilakukan mengingat banyaknya APBN yang dikeluarkan hingga 40 persen dalam belanja barang dan jasa pemerintah.

“Puluhan tahun proses pengadaan barang dan jasa tidak ideal, tapi pemerintah serius membenahi ini. Untuk itu perlu komitmen semua pihak baik media untuk mengawal ini, karena sistem pengadaan barang dan jasa pemerintah harus benar dan melalui persaingan yang sehat,” kata Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Agus Rahardjo, tadi malam.

Dikatakan, banyak hal terkait tugas dan fungsi LKPP tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Mulai dari rancangan penyempurnaan revisi Keppres 80/2003 menjadi Perpres 54/2010, implementasi e- procurement secara nasional, serta mekanisme penyelesaian sanggah di bidang pengadaan.

“Dalam pelaksanaannya, e-procurement dilakukan secara elektronik yang berbasis web/internet dengan memanfaatkan fasilitas teknologi komunikasi dan informasi.

Ini dilakukan untuk menghindari pertemuan antara pengguna dan penyedia sesedikit mungkin (faceless) sehingga kemungkinan untuk curang bisa dihindari,” jelasnya lagi.

Masalah lainnya, lanjut Agus, adalah minimnya SDM pengadaan barang/jasa yang kompeten. “Banyak yang tidak membaca Keppres tapi ikut tender. Untuk itu orang yang akan menjadi panitia harus punya sertifikat dengan mengikuti ujian dari LKPP,” kata Agus sembari mengatakan, dalam Perpres 54/2010 ini terdapat 1200 halaman yang memuat rencana umum dan lelang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: