Soal Proyek Dermaga 107 Pelindo, Ketua Panitia Lelang Akui PT Care Indonusa Pemenang Sebenarnya

BELAWAN | DNA-Ketua Forum Masyarakat Belawan Membangun (FORMABEM) M SyafriSani Tarigan melalui DNAberita Jumat pagi (12/11/2010) menyebutkan, H Syahrul Effendi selaku ketua panitia lelang proyek peninggian dermaga 107 Pelabuhan Belawan senilai Rp2,75 Miliar lebih sebenarnya telah mengakui bahwasannya pemenang tender proyek peninggian dermaga 107 itu adalah PT Care Indonusa sebagai pemenang pertama dan PT Wahyu.

Hal itu diucapkan H Syahrul Effendi sewaktu berada di kantor Direksi Pelindo I Medan beberapa waktu lalu, ketika itu Syafri Sani Tarigan dan Faisal Lubis sedang mengambil dana tagihan pada termin pertama.

Dari pertemuan itu, H Syahrul Effendi mengaku sudah tenang dan bisa nyenyaktidur karena sudah tak bertugas lagi di Belawan,mengenai proyek dermaga 107 sebenarnya PT Care Indonusa yang menang sedangkan PT Tata Permai Indah sudah dibatalkan menjadi pemenang.

Keputusan itu sudah diserahkan H Syahrul pada GMPelindo Belawan Syahputra Sembiring guna merealisasikannya pada pihak PT Care Indonusa. Namun anehnyakata Syafri, belakangan kenapa GM Pelindo tak menindak lanjuti putusan ketua tender leleng tersebut bahkan ngotot memenangkan PT TPI hingga terjadinya sanggahan.

Buntut dari belum jelasnya masalah pengembalian uang sanggah senilai Rp74juta lebih, Ketua Forum Masyarakat Belawan Membangun (FORMABEM) M SyafriSani Tarigan beserta rekanan proyek PT Care Indonusa yang dikuasakan pada M Faisal Lubis mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memeriksa dan menangkap General Manager PT (Persero) Pelabuhan Indonesia I Cabang Belawan Syahputra Sembiring.

Pasalnya kata Syafrik, pihak PT Care Indonusa yang dikuasakan pada M Faisal Lubis tertanggal 3 oktober 2009 lalu telah menyurati Ketua KPK di Jakarta tertanggal 22 Oktober 2010, Dimana sebelumnya, dalam menindak lanjuti surat sanggahan hasil pengumuman lelang terdahulu nomor 160/GM/IX/09 tertanggal 30 September 2009.

Merujuk surat terdahulu nomor 025/PT-C1/X/2009 terhitung tanggal 06 oktober 2009 kami belum memperoleh jawaban sanggahan dari GM Pelindo Cabang Belawan, sebagaimana yang kami diharapkan mengenai hal-hal sebagai berikut di dalam dokumen pelelangan balasan sanggahan dari GM terhitung surat kami masuk tanggal 06 oktober 2009 sampai 14 hari kalender terhitung tanggal jatuh temponya 20 oktober 2009.

Ternyata balasan sanggahan dari GM Pelindo Belawan belum ada kami terima sampai detik ini, dan berdasarkan bukti tanda terima uang jaminan sanggahanyang kami setorkan kepada panitia pelelangan pada tanggal 6 oktober 2009 yang menyerahkan uang jaminan sanggahan itu langsung saya sendiri (M.Faisal-red).

Padahal didalam perundang-undangan Republik Indonesia : peraturan yang lebih rendah tidak boleh bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi,keputusan Direksi tidak boleh bertentangan dengan Keppres, Keputusan Direksi BUMN dapat digugat ke pengadilan tata usaha negara, kutipan-kutipan uang dari masyarakat (jaminan Sanggahan) harus jelas dasar hukumnya dan disetujuhi oleh DPR/DPRD.

Dalam pengumuman tersebut, panitia pelelangan menetapkan pemenang Inya PT Tata Permai Indah dengan nilai penawaran Rp2.466.048.000,-

Sedangkan perusahaan kami PT Care Indonusa dengan nilai penawaran Rp2.490.750.000,-dan memiliki pengalaman di bidang dermaga dengan sub bidang 22008 sesuai pengumuman pendaftaran lelang yang dikeluarkan oleh panitia lelang untuk bidang Pelabuhan atau dermaga termasuk persyaratannya dengan sub bidang 22008 kualifikasi Gred 5 dan sesuai dokumen lelang yang diberikan oleh panitia sewaktu perusahaan kita mendaftar yang isinya tersebut diatas.

Hasil pengumuman pemenang lelang ini tak sesuai prosedur yang telahditetapkan di dalam dokumen lelang, dari hasil pembukaan penawaran PT tata Permai Indah tidak memiliki pengalaman di bidang dermaga dengan sub bidang 22008 kualifikasi Gred 5 dan tidak memiliki tenaga tehnik sendiri untuk atas nama PT tata Permai Indah karena tak sesuai dengan tenaga tehnik yang ada di belakang SIUJK (Surat Ijin Usaha Jasa Kontruksi), maka tenaga tehnik yang dimiliki PT Tatat Permai Indah tak sesuai dengan tenaga tehnik yang dimiliki di SIUJK-nya.

Sesuai dokumen lelang disini panitia sudah mengangkangi surat SK Direksi PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) No :UM.50/11/6/P.I-09) tanggal 15 April 2009 karena memaksakan kehendaknya untuk memenangkan perusahaan yang tidak lengkap untuk dimenangkannya (Pengantin proyek tersebut)

Selanjutnya  bahwa panitia pelelangan di dalam penetapan pemenang lelang tidak mengundang terhadap penawaran yang masuk untuk mengklarifikasi keabsahan berkas penawaran yang masuk, oleh karena itu kami minta kepada panitia pelelangan dapat meminjamkan kembali hasil pengumuman lelangtersebut agar tidak terjadi dugaan adanya indikasi KKN pada proses pelelangan yang telah berlangsung. Dikarenakan panitia dan general manager telah bersengkokol kepada reknan yang diarahkan tersebut (Pengantin Pelindo).

Karena selama proses pelelangan berlangsung, panitia dan GM Pelindo tidaktransparan dan tidak jujur untuk mengklarifikasi semua data-data perusahaan yang masuk dan ingin memperkaya dirinya sendiri.

Berarti selama ini pelelangan di PT Pelabuhan Indonesia I(Persero) cabang Belawan kepada yang diarahkan nya itu (pengantinya).

Maka diminta kepada penegak hukum untuk memangkap dan memeriksa seluruh panitia dan GM Pelindo I Belawan .

Untuk membersihkan seluruh pejabat pejabat Pemerintah dan BUMN dari segalaKorupsi baik KKN selama Pemerintah Presiden RI SBY, karena selama ini di PT Pelindo Belawan telah memelihara mafia proyek yang bersengkongkol dengan GM Pelindo Belawan dan panitia lelang yang tidak tersentuh oleh penegak hukum yang ada di negara Republik Indonesia yang kami cintai ini.

Dalam pertemuan antara PT care Indonusa dengan PT Pelindo Belawan yang dihadiri oleh ketua Formabem, M.Syafri Sani Tarigan  dan M.Faisal Lubis selaku kuasa direktur PT care Indonusa dan yang mewakili dari GM Pelindo I Belawan adalah Swandi Hutasohit bersama Suryono dari Humas PT Pelindo Belawan serta disaksikan oleh pihak Polres Pelabuhan Belawan dan Kapolsekta Belawan.

Sementara hasil pertemuan tersebut PT pelindo Belawan menyatakan belum ada pemenang tender pekerjaan gudang 107 Pelabuhan Belawan. Pihak PelindoBelawan mengatakan hanya calon pemenang, adapun bukti rekamanpembicaraan-pembicaraan yang telah direkam oleh Polres Belawan, sehinggaperwakilan dari Polres Belawan bertanya kepada pihak Pelindo I Belawan, kalau memang belum ada pemenang , kenapa sanggahan PT Care Indonusa dianggap hanggus dan menjadi milik PT Pelindo I Belawan tanpa ada bukti setoran ke negera?

Pihak Pelindo malah tak bisa menjawab pertanyaan dari pihak Polres Belawan sehingga pertemuan tersebut dibubarkan tanpa ada hasil yang bisa menjadi pengangan kepada pihak PT Care Indonusa.(DNA | R-04).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: