Antara OTORITAS Panitia dan Hak Rekanan

Judul ya agak serem atau aneh ya??? Panitia berhak menentukan Dokumen pelelangan dan syarat Lulus Penawaran asal tidak melenceng dari Keppres 80. Terkadang Rekanan hanya berani menyanggah tapi tidak memiliki Bukti yang kuat.

Apapun itu Seringkali penyedia barang/jasa yang melakukan sanggah (penyanggah) lebih cenderung “menyerang” terhadap kekurangan dari pemenang atau ke arah kecurigaan terjadinya KKN (korupsi kolusi nepotisme) antara panitia dengan peserta pemilihan, dengan tanpa disertai dengan bukti-bukti serta dasar yang kuat, sehingga materi sanggahan dengan mudah dapat dinyatakan tidak diterima.

Bagaimana cara nya agar ngak salah trus..????

Jawabanya       : Aanwijzing

Aanwijzing adalah satu-satunya sarana yang disediakan untuk para peserta lelang agar dapat memahami keseluruhan dari proses pelelangan melalui penjelasan dokumen pengadaan yang disediakan oleh panitia pengadaan. Sehingga untuk itu, para peserta lelang harus benar-benar dapat menilai sampai sejauh mana kualitas dari dokumen pengadaan yang disediakan dan sampai sejauhmana para panitia memberikan penjelasanya. Dalam Lampiran I Keppres 80 tahun 2003 disebutkan beberapa hal yang harus dijelaskan dalam proses aanwizing antara lain:

a)Metoda pengadaan/penyelenggaraan pelelangan;
b) Cara penyampaian penawaran (satu sampul atau dua sampul atau dua tahap);
c) Dokumen yang harus dilampirkan dalam dokumen penawaran;
d) Acara pembukaan dokumen penawaran;
e) Metode evaluasi;
f) Hal-hal yang menggugurkan penawaran;
g) Jenis kontrak yang akan digunakan;
h) Ketentuan dan cara evaluasi berkenaan dengan preferensi harga atas penggunaan produksi dalam negeri;
i) Ketentuan dan cara sub kontrak sebagian pekerjaan kepada usaha kecil termasuk koperasi kecil;
j) Besaran, masa berlaku dan penjamin yang dapat mengeluarkan jaminan penawaran

Jadi pahami dokumen pengadaan, catat segala kekurangannya, dan tanyakan pada saat Aanwijzing, dan teliti apakah panitia sudah membahas semua hal-hal yg harus dijelaskan (lihat a sd i di atas). Apabila ada hal yang belum jelas/sepakat; ukur waktu antara BAP annwijzing dengan waktu pemasukan penawaran, karena seringkala salah satu trik dari panitia pengadaan adalah dengan memberikan dokumen susulan (secara sengaja atau tidak) setelah aanwijzing dilaksanakan, padahal hal tersebut sebenarnya akan memberatkan peserta lelang karena setelah aanwijzing peserta lelang tidak dapat bertanya lagi kepada panitia apabila dokumen susulannya juga tidak jelas atau masih belum lengkap.

Salam Hormat,

Info by

Haba Kontraktor Aceh

By : Seulanga

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: