Kemendagri Diminta Hati-hari Pilih Rekanan Proyek KTP

JAKARTA – Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Purnomo menyatakan bahwa pihaknya akan memantau proses pengadaan KTP berbasis NIK di Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) tahun 2011. Namun sebelum proyek yang dibiayai anggaran negara sebesar Rp 6,7 triliun itu direalisasikan, BPK meminta Kemendagri berhati-hati dalam memilih rekanan.

Hal itu disampaikan Hadi Purnomo saat menyampaikan sambutan pada acara penandatanganan kesepakatan bersama antara BPK dan Kemendagri tentang pengembangan dan pengelolaan sistem informasi sebagai sarana untuk audit keuangan negara di gedung BPK, Jumat (10/12). Menurut Hadi, Kemendagri perlu meneliti ketaatan calon rekanan proyek KTP berbasis NIK dalam hal pajak.

“Dalam proyek KTP itu, lihat tax clearance (surat dari Ditjen Pajak tentang pemenuhan kewajiban perpajakan) rekanan selama lima tahun terakhir. Sebisa mungkin rekanan harus memiliki tax clearance. Itu penting untuk mengetahui apakah sebuah perusahaan pantas jadi rekanan atau tidak,” ujar mantan Dirjen Pajak Kementrian Keuangan itu.

Selain itu, lanjutnya, sebisa mungkin proses lelang dilakukan secara elektonik. Tujuannya, untuk efisiensi sekaligus meminialisir potensi penyelewengan. “Dengan e-procurement, dilakukan e-korespondensi. Semua sekarang pakai sistem elektronik. Hemat struktur tapi output teurukur,” tandasnya.

Sementara soal kesepakatan bersama pengelilaan sistem informasi audit, Hadi menjelaskan, dengan sistem elektronik maka BPK bisa lebih cepat dalam melakukan audit proyek di Kemendagri. “Auditnya real time karena online. Jadi semua proses audit bisa cepat,” tandasnya.

Sebelumnya dalam acara itu Mendagri Gamawan Fauzi meminta BPK mengaudit seluruh proses proyek KTP berbasis NIK tahun 2011. Mendagri meminta BPK sudah melakukan audit saat proyek direalisasikan.(ara/jpnn)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: